NPM : 14111300

Sunday, May 3, 2015

Cara membuat form html

1. Buka notepad anda lalu ketikan coding seperti dibaawah ini :

2. Setelah selesai mengetik coding pada notepad, kemudian save file tersebut.
Tapi pada saat menuliskan nama file, ektensien file yang sebelumnya *.txt rubah menjadi *.html
3. Kemudian untuk melihat hasilnya cukup dengan klik 2 kali pada file tersebut dan akan muncul pada window browser anda, seperti dibawah ini:

Profesi yang ingin ditekuni

 Profesi IT yang ingin saya tekuni setelah lulus S1 dari jurusan Sistem Informasi ini adalah menjadi seorang programmer. Karena saya tertarik dengan membuat sebuah  program, baik aplikasi maupun system operasi dengan menggunakan bahasa pemprograman yang ada. Dilihat dari kemampuan programming saya yang masih tergolong basic. Tapi walau bagaimanapun saya tetap terus belajar mengenai bahasa pemprogram yang ada terutama bahasa pemprograman java, html dan php.  Apabila dilihat dari peluangnya, pekerjaan ini sangat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan besar saat ini. Cita-cita agar bisa bekerja untuk perusahaan besar seperti Google, facebook ataupun twitter.

Etika Profesi Di Bidang IT (Informasi dan Teknologi)

 1. Pengertian Etika Profesi
Etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik. Etika merupakan sebuah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan perilaku manusia dalam hidupnya.
Profesi adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian. Berdasarkan pengertian tersebut dapat dijelaskan bahwa etika profesi dalah keterampilan seseorang dalam suatu pekerjaan utama yang diperoleh dari jalur pendidikan atau pengalaman dan dilaksanakan secara kontinu yang merupakan sumber utama untuk mencari nafkah.
Etika profesi adalah sikap hidup berupa keadilan untuk memberikan pelayanan profesional terhadap masyarakat dengan ketertiban penuh dan keahlian sebagai pelayanan dalam rangka melaksanakan tugas berupa kewajiban terhadap masyarakat. (Suhrawardi Lubis, 1994: 6-7)
2. Etika Profesi di Bidang IT (Informasi dan Teknologi)
Teknologi, Informasi dan Komunikasi bisa menjadi pilar-pilar pembangunan nasional yang bisa mengadaptasi di setiap permasalahan bangsa sebagai contoh menyerap tenaga kerja baru, mencerdaskan kehidupan bangsa dan sebagai alat pemersatu bangsa. Dalam mengaplikasikan ilmunya ataut menjalankan profesi IT bukan mudah dan bukan tidak sukar, yang terpenting adalah kita mampu menempatkan diri pada posisis yang benar. Profesi IT dianggap orang lain adalah profesi khusus karena keahlian yang ia miliki maka dari itu kita bisa menentukan tapi dengan ikatan yang jelas.
Profesi IT juga bisa dianggap sebagai 2 mata pisau, bagaimana yang tajam bisa menjadikan IT lebih berguna untuk kemaslahatan umat dan mata lainya bisa menjadikan IT ini menjadi bencana sosial, bencana ekonomi maupun krisis kebudayaan yang saat ini sering terjadi yaitu Pembuatan website porno, seorang hacker melakukan pengacakan rekening sebuah bank dan melakukan kebohongan dengan content-content tertentu, dan lain-lain.
Kita juga harus bisa menyikapi dengan keadaan teknologi, informasi dan komunikasi saat ini dengan arus besar data yang bisa kita dapat dengan hitungan per detik ataupun dengan kesederhanaan teknologi kita bisa melakukan pekerjaan kita menjadi praktis, tapi kita harus melakukan pembenahan terhadap teknologi sebagai inovasi untuk meringankan maupun memberantas resiko kejamnya teknologi itu sendiri. Dengan membangun semangat kemoralan dan sadar akan etika sebagai orang yang ahli di bidang IT . Tentu saja diharapkan etika profesi semakin dijunjung ketika jenjang pendidikan kita berlatar IT makin tinggi. Sedangkan keahlian dilapangan meningkat seiring banyaknya latihan dan pengalaman.
Pada kesempatan saat ini, bagaimana kita bisa menegakan etika profesi seorang teknokrat(sebutan bagi orang yang bekerja di bidang IT)  dan bagaimana kita bisa menjadi seorang teknokrat yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Kita harus bisa memberikan inovasi-inovasi pemikiran, gagasan produktif dan aksi nyata untuk perkembangan IT kedepan . Bukan tak mungkin IT akan menjadi hal yang sistematis dalam perkembanagan bangsa kedepan dalam memajukan kegidupan berbangsa maupun bernegara.
3. Kode Etik Profesi Bidang Teknologi Informatika
a. Kode Etik Seorang Profesional Teknologi Informasi (TI)
Dalam lingkup TI, kode etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma-norma dalam kaitan dengan hubungan antara professional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (pengguna jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi.
Seorang profesional tidak dapat membuat program semaunya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan oleh kliennya atau user dapat menjamin keamanan (security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya (misalnya: hacker, cracker, dll).
b. Kode Etik Pengguna Internet
Adapun kode etik yang diharapkan bagi para pengguna internet adalah:
1. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang secara langsung berkaitan dengan masalah pornografi dan nudisme dalam segala bentuk.
2. Menghindari dan tidak mempublikasi informasi yang memiliki tendensi menyinggung secara langsung dan negatif masalah suku, agama dan ras (SARA), termasuk didalamnya usaha penghinaan, pelecehan, pendiskreditan, penyiksaan serta segala bentuk pelanggaran hak atas perseorangan, kelompok/ lembaga/ institusi lain.
3. Menghindari dan tidak mempublikasikan informasi yang berisi instruksi untuk melakukan perbuatan melawan hukum (illegal) positif di Indonesia dan ketentuan internasional umumnya.
4. Tidak menampilkan segala bentuk eksploitasi terhadap anak-anak dibawah umur.
5. Tidak mempergunakan, mempublikasikan dan atau saling bertukar materi dan informasi yang memiliki korelasi terhadap kegiatan pirating, hacking dan cracking.
6. Bila mempergunakan script, program, tulisan, gambar / foto, animasi, suara atau bentuk materi dan informasi lainnya yang bukan hasil karya sendiri harus mencantumkan identitas sumber dan pemilik hak cipta bila ada dan bersedia untuk melakukan pencabutan bila ada yang mengajukan keberatan serta bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang mungkin timbul karenanya.
7. Tidak berusaha atau melakukan serangan teknis terhadap produk, sumberdaya (resource) dan peralatan yang dimiliki pihak lain.
8. Menghormati etika dan segala macam peraturan yang berlaku dimasyarakat internet umumnya dan bertanggungjawab sepenuhnya terhadap segala muatan/ isi situsnya.
9. Untuk kasus pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola, anggota dapat melakukan teguran secara langsung.
c. Etika Programmer
Adapun kode etik yang diharapkan bagi para programmer adalah:
1. Seorang programmer tidak boleh membuat atau mendistribusikan Malware.
2. Seorang programmer tidak boleh menulis kode yang sulit diikuti dengan sengaja.
3. Seorang programmer tidak boleh menulis dokumentasi yang dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
4. Seorang programmer tidak boleh menggunakan ulang kode dengan hak cipta kecuali telah membeli atau meminta ijin.
5. Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa ijin.
6. Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
7. Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapat ijin.
8. Tidak boleh menulis kode yang dengan sengaja menjatuhkan kode programmer lain untuk mengambil keunutungan dalam menaikkan status.
9. Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
10. Tidak boleh memberitahu masalah keuangan pada pekerja
11. Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
12. Tidak boleh mempermalukan profesinya.
13. Tidak boleh secara asal-asalan menyangkal adanya bug dalam aplikasi.
14. Tidak boleh mengenalkan bug yang ada di dalam software yang nantinya programmer akan mendapatkan keuntungan dalam membetulkan bug.
15. Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.
4. Tanggung Jawab Profesi TI
Sebagai tanggung jawab moral, perlu diciptakan ruang bagi komunitas yang akan saling menghormati di dalamnya, Misalnya IPKIN (Ikatan Profesi Komputer & Informatika) semenjak tahun 1974.
Ciri-ciri Profesionalime yang harus dimiliki oleh seorang IT berbeda dari bidang pekerjaan yang lainnya. Ciri-cirinya adalah sebagai berikut :
1. Memiliki kemampuan / keterampilan dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan bidang pekerjaan IT Seorang IT harus mengetahui dan mempraktekkan pengetahuan IT-nya ke dalam pekerjaannya.
2. Punya ilmu dan pengalaman dalam menganalisa suatu software atau Program.
3. Bekerja di bawah disiplin kerja
4. Mampu melakukan pendekatan disipliner
5. Mampu bekerja sama
6. Cepat tanggap terhadap masalah client.
contoh ciri – ciri profesionalisme di bidang IT adalah :
1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis Profesional diasumsikan mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktek.
2. Asosiasi profesional Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.
3. Pendidikan yang ekstensif Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.
4. Ujian kompetensi Sebelum memasuki organisasi profesional, biasanya ada persyaratan untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoretis.
5. Pelatihan institutional Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti pelatihan istitusional dimana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan melalui pengembangan profesional juga dipersyaratkan.
6. Lisensi Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.
7. Otonomi kerja Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.
8. Kode etik Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan.
9. Mengatur diri Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.
10. Layanan publik dan altruisme Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.
11. Status dan imbalan yang tinggi Profesi yang paling sukses akan meraih status yang tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.
CONTOH-CONTOH PELANGGARAN ETIKA PROFESI DI BIDANG IT
· Kejahatan Komputer
Kejahatan komputer atau computer crime adalah kejahatan yang ditimbulkan karena penggunaan komputer secara ilegal. Kejahatan komputer terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi komputer saat ini. Beberapa jenis kejahatan komputer meliputiDenial of Services (melumpuhkan layanan sebuah sistem komputer), penyebaran, spam, carding (pencurian melalui internet) dan lain-lain.
· Netiket
Netiket merupakan aspek penting dalam perkembangan teknologi komputer. Internet merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan komputer di dunia sehingga komputer dapat mengakses satu sama lain. Internet menjadi peluang baru dalam perkembangan Bisnis, Pendidikan, Kesehatan, layanan pemerintah dan bidang-bidang lainnya. Melalui internet, interaksi manusia dapat dilakukan tanpa harus bertatap muka. Tingginya tingkat pemakaian internet di dunia melahirkan sebuah aturan baru di bidang internet yaitu netiket. Netiket merupakan sebuah etika acuan dalam berkomunikasi menggunakan internet. Standar netiket ditetapkan oleh IETF (The Internet Engineering Task Force), sebuah komunitas internasional yang terdiri dari operator, perancang jaringan dan peneliti yang terkait dengan pengoperasian internet.
· E-commerce
Berkembangnya penggunaan internet di dunia berpengaruh terhadap kondisi Ekonomi dan perdagangan negara. Melalui internet, transaksi perdagangan dapat dilakukan dengan cepat dan efisien. Akan tetapi, perdagangan melalui internet atau yang lebih dikenal dengan e-commerce ini menghasilkan permasalahan baru seperti perlindungan konsumen, permasalahan kontrak transaksi, masalah pajak dan kasus-kasus pemalsuan tanda tangan digital. Untuk menangani permasalahan tersebut, para penjual dan pembeli menggunakan Uncitral Model Law on Electronic Commerce 1996 sebagai acuan dalam melakukan transaksi lewat internet.
· Pelanggaran HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)
Berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh internet menyebabkan terjadinya pelanggaran HAKI seperti pembajakan program komputer, penjualan program ilegal dan pengunduhan ilegal.
· Tanggung Jawab Profesi
Berkembangnya teknologi komputer telah membuka lapangan kerja baru seperti programmer, teknisi mesin komputer, Desainer Grafis dan lain-lain. Para pekerja memiliki interaksi yang sangat tinggi dengan komputer sehingga diperlukan pemahaman mendalam mengenai etika komputer dan tanggung jawab profesi yang berlaku.
5. Etika Teknologi Informasi dalam Undang-undang
Dikarenakan banyak pelanggaran yang terjadi berkaitan dengan hal diatas, maka dibuatlah undang-undang sebagai dasar hukum atas segala kejahatan dan pelanggaran yang terjadi. Undang-undang yang mengatur tentang Teknologi Informasi ini diantaranya adalah :
o   UU HAKI (Undang-undang Hak Cipta) yang sudah disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukan mulai tanggal 29 Juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta.
o   UU ITE (Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang:
– Pornografi di Internet
– Transaksi di Internet
– Etika pengguna Internet


https://raahmaad.wordpress.com/2013/10/20/etika-profesi-di-bidang-it-informasi-dan-teknologi/

Cybercrime

 Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi internet. Beberapa pendapat mengidentikkan cybercrime dengan computer crime. The U.S. Department of Justice memberikan pengertian computer crime sebagai:
“any illegal act requiring knowledge of computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution”.
Pengertian tersebut identik dengan yang diberikan Organization of European Community Development yang mendefinisikan computer crime sebagai:
“Ani illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data”
Adapun Andi Hamzah (1989) dalam tulisannya “Aspek-aspek Pidana di Bidang komputer”, mengartikan kejahatan komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan secara illegal.
Dari beberapa pengertian di atas, secara ringkas dapat dikatakan bahwa cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi.
Contoh Kasus Cybercrime
          Berikut ini merupakan salah satu contoh kasus cybercrime yang terjadi di Indonesia. Sebagai media komunikasi yang baru, internet memberikan sejuta manfaat dan kemudahan kepada pemakainya. Namun, internet juga mengundang akses negative berbagai tindak kejahatan global. Salah satunya penipuan sepeti carding.
          Di internet, istilah ini cukup banyak digunakan untuk suatu aktifitas yang berhubungan dengan kartu kredit. Misalnya transaksi e-commerce yang pembayarannya dilakukan dengan menggunakan kartu kredit, kejahatan penggunaan kartu kredit orang lain secara illegal untuk suatu transaksi dan lain sebagainya. Orang yang menggunakan kartu kredit tersebut disebut dengan carder.
          Dalam kejahatan dengan menggunakan kartu kredit illegal melalui dunia internet, mengacu kepada proses penggunaan kartu kredit illegal tersebut. Istilah ini diartikan sebgai kegiatan melakukan transaksi e-commerce dengan nomor kartu kredit palsu atau curian. Di mana untuk melakukan proses tersebut, pelaku tidak perlu mencuri kartu tersebut secara fisik, melainkan cukup tahu nomor kartu plus tanggal kadaluwarsanya saja.
          Carder adalah penjahat di internet yang membeli barang di toko maya (online shoping) dengan memakai kartu kredit milik orang lain. Meski pengguna internet Indonesia masih sedikit dibanding Asia atau negara-negara maju, nama warga Indonesia di internet sudah ngetop dan tercemar. Indonesia telah masuk blacklist di sejumlah online shoping ternama, khususnya di amazon.com dan ebay.com. Kartu kredit asal Indonesia diawasi bahkan di blokir.
          Menurut pengamatan ICT Watch, lembaga yang mengamati dunia internet di Indonesia, para carder kini beroperasi semakin jauh, dengan melakukan penipuan melalui ruang-ruang chatting di mIRC. Caranya para carder menawarkan barang-barang seolah-olah hasil cadingnya dengan harga murah di channel. Misalnya, lapotop dijual seharga Rp 1.000.000,00. Setelah ada yang berminat, carder meminta pembeli mengirim uang ke ekeningnya. Uang didapat, tapi barang tak pernah dikirimkan.
http://demirantiwijaya.blogspot.com/2015/04/cybercrime.html

Wednesday, April 1, 2015

Profesi Sarjana Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.
Sistem Informasi (atau ada di beberapa perguruan tinggi yang mengenalnya sebagai jurusan Manajemen Informatika, dsb) lebih mengarah ke penerapan komputer untuk dunia bisnis dan manajemen. Sebenarnya ada jurusan lain yang juga mengarah ke rumpun komputer seperti Komputer Akuntansi, Komputer Perbankan, dsb. Namun, saya pikir itu versi lain dari jurusan Sistem Informasi yang lebih dikonsentrasikan ke penerapan lebih khusus. Untuk gambaran tentang bidang sistem informasi, bidang ini menitikberatkan pada pembuatan sebuah sistem informasi yang dapat memudahkan pengguna sekaligus mampu meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan kinerja pengguna pada tingkatan secara individual dan perusahaan pada tingkat yang lebih tinggi lagi. Sistem informasi yang berbasis komputer mempunyai tugas menggantikan pekerjaan yang bila kita lakukan secara manual akan membutuhkan waktu lama atau justru cenderung mempunyai tingkat kesalahan cukup tinggi. Sistem informasi juga digunakan untuk menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang biasanya masih berbasis pena dan kertas agar dapat menghemat tempat penyimpanan apalagi biaya yang akan dikeluarkan, yang biasanya menjadi masalah utama, sehingga menjadi seminim mungkin. Orang yang ahli dalam sistem informasi disebut sistem analisis.
Sistem Informasi adalah kunci keberhasilan pencapaian kinerja perusahaan. Sistem Informasi mencakup dan mengintegrasikan seluruh tingkatan organisasi dan fungsi bisnis. Dalam sebuah organisasi, seorang Sarjana Sistem Informasi mempunyai kemampuan yang tidak banyak dimiliki jurusan lain. Dia mampu mendefinisikan dan menganalisa kebutuhan sistem informasi sebuah organisasi. Dia juga mengembangkan sistem informasi guna memperkaya teori, metode dan paradigma yang telah ada, merencanakan proyek-proyek pengembangan sistem informasi dari sebuah organisasi, memonitor proyek-proyek konstruksi teknologi informasi sebagai komponen utama sistem informasi, mengelola manajemen pemeliharaan sistem informasi (maintenance, supports, dan services) yang telah diimplementasikan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, mengembangkan metodologi-metodologi baru yang dapat dipergunakan sebagai dasar perencanaan dan pengembangan proyek-proyek sistem informasi, seperti information system strategic planning, I/T audit, custom development management, package implementation strategy, information technology infrstructure development, dan lain sebagainya.

Keahlian yang ditawarkan pada Jurusan Sistem Informasi (SI)

Corporate and Management Information Sistem
Mencakup Management Support System, Enterprise Resource Planning, End User Information System, Coorporate Information System Management, serta Perencanaan Strategi Sistem Informasi, Banking Finance, Human Resources.
Database
Pengolahan data termasuk teknologi Object Oriented Database dan data mining pada bidang yang terkait.
Keahlian Lainnya

    Sistem Informasi Geografis (GIS)
    Sistem Informasi Pemerintahan (eGov)
    Medicial Information System
    Manufacture Information System
    e-Education
    Application Service Provider
    Semantic Web
    Audit Information System.


Prospek Profesi Lulusan Sistem Informasi (SI)

    Information System Specialist pada bidang kerja Sistem Informasi Korporasi
    Database dan e-Business
    System Analyst
    Programmer Analyst
    System Support
    System Design
    Database Administrator
    Information Technologi / System Information Consultant
    Web Developer
    Web Designer
    Enterpreneur in IT Business
    IS Auditor dan
    IS Project Manager.


Beberapa perusahaan yang membutuhkan sarjana lulusan S1 Sistem Informasi


1. Astra Internasional. Posisi yang ditawarkan untuk lulusan S1 Sistem Informasi oleh Astra Internasional adalah IT Analyst. IT analyst bertugas untuk mendesain software sedemikian rupa untuk menengani permintaan dari pelanggan. Selain itu IT analyst juga berperan untuk menjaga hubungan baik dengan suppliers. Syarat yang diajukan untuk mengisi posisi ini adalah S1/S2 Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknik Industri, dan Computer Science. Persyaratan lainnya adalah mampu berpikir analitis dan mampu bekerja secara tim.


2. Asuransi Astra. Perusahaan Astra tidak menyebut secara spesifik membutuhkan lulusan dari Sistem Informasi. Namun pada posisi IT Analyst dibutuhkan lulusan S1 dari bidang computer science. Maka dari itu lulusan Sistem Informasi bisa dimasukkan dalam bidang computer science ini. Persyaratan lain untuk melamar pada posisi ini adalah skill berpikir analitis dan logis, bagus dalam berbahasa inggris, adaptif, motivasi tinggi, dan memiliki kepribadian yang menyenangkan.

3. Triputra Group. Triputra grup membuka lowongan untuk IT System analyst dengan persyaratan umur maksimal 28 tahun, lulusan S1 Teknik Informatika / Computer / Sistem Informasi, memiliki pengalaman di bidang yang sama kurang lebih selama 1-3 tahun, memahami tentang konsep ERP, memiliki pengalaman dalam mengimplementasikan ERP, terbiasa dengan IT governance concept, pekerja keras, dan berkemauan keras untuk belajar. Selain itu triputra grup juga membuka lowongan pekerjaan sebagai IT Programmer Oracle. Posisi ini nantinya akan berperan sebagai pengelola data base dalam perusahaan. Selain itu posisi ini juga berperan dalam membangun ERP. Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengisi posisi ini adalah memiliki umur maksimal 28 tahun, S1 Teknik Informatika / Computer / Sistem Informasi, memiliki pengalaman di bidang yang sama kurang lebih selama 1-3 tahun, memiliki skill yang bagus dalam menggunakan PL/SQL/Oracle/Workflow, serta memiliki kemampuan berpikir logis dan analitis.

4. PT. Maxxima. PT. Maxxima merupakan perusahaan yang bergerak di bidang simulasi, GIS, dan aplikasi web, menawarkan beberapa posisi untuk lulusan bidang komputer science termasuk lulusan sistem informasi. Posisi-posisi tersebut adalah :
a. Programmer Web. Untuk mengisi posisi ini, maka pelamar disyratkan merupakan lulusan S1/D3 sistem informasi/ teknik informatika/ sejenis, memahami HTML, PHP, CSS untuk web development, familiar dengan database relasional, memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik pemograman OOP, lebih diutamakan yang memahami GIS library mapserver, serta lebih diutamakan yang memahami java.
b. Programmer Desktop Delphi. Untuk menjadi programmer desktop delphi persyaratan yang diajukan oleh PT. Maxxima adalah lulusan S1/D3 sistem informasi/ teknik informatika/ sejenis, familiar dengan lingkungan pemograman desktop delphi, serta, memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik pemograman OOP.
c. Programmer Desktop C++. Syarat yang harus dipenuhi untuk menjadi programmer desktop C++ adalah lulusan S1/D3 sistem informasi/ teknik informatika/ sejenis, familiar dengan lingkungan pemograman desktop C++, serta memahami dan mampu mengimplementasikan dengan baik pemrograman OOP. Selain persyaratan khusus yang diajukan, PT. Maxxima juga mengajukan persyaratan umum untuk calon pegawainya yaitu komunikatif, kreatif, dinamis, mampu belajar dengan cepat, disiplin, serta memiliki kemampuan kerjasama tim yang baik.

5. Panda Security adalah perusahaan yang bergerak di bidang software security komputer. Deskripsi job yang ditawarkan yaitu adalah customer account manager oleh perusahaan. Panda Security adalah mengelola portofolio klien, aktif memasarkan dan mempromosikan produk dan jasa perusahaan, memperoleh, membangun dan memelihara hubungan baik dengan pelanggan, mencapai target bisnis dalam hal volume penjualan dan pendapatan, mengembangkan peluang penjualan baru. Sedangkan persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat mengisi posisi tersebut adalah pria/wanita, fresh graduate min. ST/S.Kom/SE, pandai dan rajin, mampu menyelesaikan masalah dan berpikir analitus, memiliki kemampuan komunikasi dan keterampilan interpersonal yang baik, lancar berbahasa inggris baik secara lisan ataupun tulisan, memiliki skill bernegosiasi, inovatif dan target oriented, lebih baik memiliki pengalaman di bidang yang sama, memiliki kendaraan sendiri, serta mengetahui tentang teknologi ICT.

6. Wingsfood. PT. Wingsfood membuka tiga posisis untuk lulusan komputer science termasuk lulusan sistem informasi. Posisi tersebut adalah programmer, IT Networking, dan database administrator. Untuk seorang programmer memiliki tugas sebagai developer program yang dibutuhkan oleh perusahaan. Sedangkan IT Networking memiliki tanggung jawab lebih ke keamanan sistem yang dibangun dalam perusahaan. Oleh karena itu seorang calon IT Networking juga harus mengetahui tentang hacking. Posisi terakhir yaitu database administrator berperan dalam memanage, memanipulasi, dan mengintegrasikan semua data yang ada di sebuah perusahaan. Dan masih sangat banyak lagi. selain menjadi karyawan lulusan sistem informasi juga bisa berwirausaha, seperti membuka usaha konsultan software dll.



Sumber :
http://ugpedia.gunadarma.ac.id/content/133/1004/id/prospek-profesi-lulusan-sistem-informasi-si.html
https://yudhaadwii.wordpress.com/2014/10/07/1-peluang-kerja-dalam-bidang-sistem-informasi/

Friday, March 27, 2015

Penulisan CV menggunakan bahasa HTML

Kali ini kita akan belajar seputar dasar-dasar HTML (Hypertext Transfer Protocol) yang merupakan bahasa yang digunakan untuk membuat website. Langkah pertama pada pembelajaran dasar HTML kali ini kita perlu menyiapkan dan menginstall editor teks yang digunakan untuk mengetikkan kode HTML, yaitu Notepad++. Selanjutnya kita akan membuat contoh halaman HTML, pada contoh kali ini kita akan membuat CV sederhana dengan 2 halaman web dimana halaman pertama adalah identitas pribadi dan kedua gambar sertifikat, perhatikan contoh kode halaman pertama berikut :

<html>
<head>
<title></title>
</head> 
<body style= "background-color :#DEB887">
<div style= "background-color :BROWN" align="center"><h1>CURRICULUM VITAE</h1>
</div>
<div style="margin-left:150;">
<h2>Personal Identity</h2>
<table width="500">
<tr>
<td>Name </td>
<td> : Marilo Armanda Modjo </td>
<td rowspan="6" height="100"><p></p>
</td></tr>
<tr>
<td>Birthdate </td>
<td> : Bandar Lampung, 23rd August 1993 </td>
</tr>
<tr>
<td>Sex   </td>
<td> : Male </td>
</tr>
<tr>
<td>Religion </td>
<td> : Moslem </td>
</tr>
<tr>
<td>Addres </td>
<td> : Jln. A no 19 Cipinang Muara, Jakarta Timur</td>
</tr>
<tr>
<td>Email </td>
<td> : marilo.armanda@gmail.com</td>
</tr>
</table>
<h2>Riwayat Pendidikan</h2>
<ul>
<li>Pendidikan Formal</li>
<br/>
<table border="1" cellpadding="1" cellspacing="1.5" width="450">
<tr>
<td><b>Tingkatan Pendidikan<b/></td>
<td><b>LULUS</b></td>
</tr>
<tr>
<td>SDN 06 Cipinang Muara Jakarta</td>
<td>2005</td>
</tr>
<tr>
<td>SMP Negeri 52 Jakarta</td>
<td>2008</td>
</tr>
<tr>
<td>SMA Negeri 71 Jakarta</td>
<td>2011</td>
</tr>
<tr>
<td>Universitas Gunadarma</td>
<td>Masih dalam perkuliahan semester 8</td>
</tr>
</table>
<br/>
<li>Pendidikan Non Formal</li>
<table border="1" cellpadding="1" cellspacing="1.5" width="850">
<tr>
<td align="center"><b>Jenis Pendidikan<b/></td>
<td align="center"><b>TAHUN</b></td>
</tr>
<tr>
<td align="justify"><ol>
<li>Kursus E Commerce</li></ol></td>
<td align="center">2012</td>
</tr>
<tr>
<td align="justify"><ol>
<li>Seminar Prasidang</li>
<li>Seminar Current Trends of Opening System di Universitas Gunadarma</li>
<li>Seminar CISCO di Universitas Gunadarma</li>
<ol>
</td>
<td align="center">2012</td>
</tr>
<tr>
<td align="justify"><ol>
<li>Seminar Android Menggali Kreativitas & Peluang Bisnis Melalui Flexi Market & Telkomsel Market di Universitas Gunadarma</li>
<li>Seminar Multimedia System di Universitas Gunadarma</li>
</ol>
</td>
<td align="center">2013</td>
</tr>
</table>
</ul>
</div>
<div align="center"><a href="sertifikat.html">Sertifikat</a><br/>
</div>
</body>
</html>





Keterangan :
Pada <html>kode HTML</html> semua yang berada di dalam <html> akan dianggap dokumen HTML.
Pada <head>kode HTML</head> kode HTML akan dianggap sebagai informasi mengenai halaman web.
Pada <title>kode HTML<./title> merupakan kode untuk mendefinisikan judul halaman web yang akan kita buat.
Pada <body>kode HTML</body> digunakan untuk memasukkan konten pada halaman web yang akan kita buat.
Pada <body> terdapat style = "background-color: yellow" kode tersebut digunakan untuk menampilkan background warna pada bagian body halaman web yang kita buat.
Pada <h1>kode HTML</h1> digunakan untuk menampilkan heading pada konten halaman web.
Pada <div>kode HTML</div> digunakan untuk memisahkan bagian satu dengan bagian lainnya, seperti pada <div style= "background-color :red" align="center"><h1>CURICULUM VITAE</h1></div> hanya kata "CURICULUM VITAE" yang rata tengah dan memiliki bakground merah.
Sebelum membuat kode untuk memasukan gambar pada halaman web pastikan gambar yang akan di masukkan berada dalam satu folder yang sama dengan halaman web yang kita buat. Perhatikan gambar berikut :
Pada kode HTMl <ul><li>Kode HTML</li></ul> digunakan untuk membuat list berjenis unorder list yaitu list bullet, sedangkan <ol><li>Kode HTML</li></ol> digunakan untuk membuat list berjenis order list yaitu angka.
Pada kode HTML <a href="sertifikat.html">Sertifikat</a> digunakan untuk membuat link lanjutan pada halaman web berikutnya sesuai dengan link yang disebutkan, dalam contoh kali ini link berikutnya yaitu sertifikat.html.

Sunday, October 12, 2014

Telematika di Indonesia

Berdasarkan tulisan-tulisan saya mengenai definisi telematika dan media komunikasi pada telematika, saya menaruh harapan lebih pada perkembangan telematika di Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut:
1. Saya berharap situs-situs iklan pornografi yang sering muncul di berbagai website dapat ditiadakan.
2. Keamanan informasi pada perusahaan ataupun sejenisnya dapat lebih ditingkatkan, sehingga pencurian data tidak dapat dilakukan.
3. Keamanan pada transaksi online seharusnya terdapat pihak yang bertanggung jawab, sehingga cara ini tentu akan mengefisiensikan banyak pihak.
4. Hak cipta pada dunia internet seharusnya lebih dapat ditingkatkan, dimana saat ini banyak situs-situs yang menyediakan informasi yang sama tanpa menaruh sumber informasi. Sehingga hal ini dapat dikatakan sebagai plagiat atau pencurian data.
5. Seharusnya perangkat hukum yang mengatur content yang dialirkan melalalui internet dapat lebih ditegakkan.
6. Tata karma dalam berkomunikasi di internet seharusnya ada pihak yang memfilter atau bertanggung jawab. Sehingga setiap individu dapat beretika yang santun dalam dunia maya.